Sejak bumi gonjang-ganjing PilPres 2014 lalu, saya mengundurkan diri dari facebook. Bukan apa-apa, saya panas dingin baca postingan orang-orang yang tiba-tiba jadi ahli politik, agama, sosial, budaya, dll. Beberapa memang ada yang intelek dan adem dibaca, tapi tetap dominan yang bikin saya panas dingin itu LOL 😀

Bulan lalu saya “terpaksa” reactivate facebook saya karena saya kehilangan kontak Hae-Young teman saya, dan satu-satunya cara saya bisa menghubungi dia adalah lewat facebook messenger. Sukses dapat kontak & berhasil berkomunikasi lagi dengan dia, saya tergoda untuk cek timeline saya, dong. Dan sukses saya makin panas dingin.. karena saya lupa dunia sosial media sedang hot dengan topic Pilkada Jakarta 2017. Oke fix 5 menit saya scrolling timeline, vertigo saya kumat.

Sebelum saya megap-megap kehabisan napas, saya beralih buka-buka album foto jaman dulu. Kemudian sukses mewek. Bukan, bukan karena bertebaran foto mantan – tapi karena saya shock banget menyadari bahwa saya pernah KURUS. Iya, sekurus saya di foto-foto sekitar tahun 2007-2013 itu. Sungguh 5 tahun terindah dalam hidup saya; bisa pakai baju apa saja, bisa pose foto sebebas mungkin (sekarang pusing mengatur angle supaya nggak kelihatan gembrot).

Sejak peristiwa traumatis memandangi foto-foto semasa kurus itu, jujur saya merasa down. Setiap lihat kaca, saya menyesali diri kenapa saya nggak bisa lebih menjaga tubuh saya? Kenapa saya membiarkan tubuh saya “berkembang” sebesar ini? Apa yang salah? Apa yang harus saya lakukan?

Setelah bergalau ria dengan Mba Atha yang ternyata juga pernah kurus (peace Mbaaaa!), kami sadar tahun depan kalau semua lancar, kami akan pergi untuk trip yang penting dan bersejarah. Betapa indahnya kenangan trip itu nanti jika diabadikan dalam foto yang isinya 2 perempuan yang bertubuh layaknya personel Sistar ideal.

Dan seluruh perbincangan penuh kegalauan dan memori manis masa lalu itu berbuah pada niat untuk diet. Ya, DIET. Saya tulis di sini untuk mengingatkan saya; WRITE WHAT YOU DO, DO WHAT YOU WRITE. Sebetulnya ini bukan hanya sekadar mengembalikan berat badan ideal, tapi juga tentang kesehatan diri sendiri. Dengan berat badan berlebih dan jarang olah raga seperti ini, saya bukan tidak tahu bahwa berbagai macam penyakit sudah mengancam saya. Karena itu, mumpung sekarang motivasinya sedang tinggi (kebiasaan ya, hangat-hangat tahi ayam), SAYA HARUS BISA.

Catat ini: Agustus 2017, saya harus posting foto full body saya. We’ll see, will I make it by then?